Cara Menggunakan Stetoskop

Fungsi utama stetoskop dalam bidang kesehatan adalah alat untuk memeriksa atau mendiagnosa penyakit. Stetoskop dapat menyalurkan suara tertentu dan menghilangkan suara yang tidak diperlukan kemudian diterjemahkan oleh ahli kesehatan sebagai suatu kondisi tertentu pada tubuh pasien. Stetoskop juga digunakan dalam bidang teknik, yaitu bidang yang memerlukan pemeriksaan suara yang halus seperti pada industri jam tangan. Artikel ini akan menjelaskan cara menggunakan stetoskop dalam bidang kesehatan dan kedokteran.

Dahulu kala sebelum stetoskop ditemukan, dokter menempelkan telinga ke punggung atau dada pasien untuk mendengarkan suara organ yang diperiksa. Tentu saja hal ini tidak nyaman, selain dapat menularkan penyakit dari pasien kepada dokter juga tidak etis atau malu jika yang diperiksa wanita sedangkan yang memeriksa dokter pria.



Stetoskop seringkali dianggap sebagai simbol pekerjaan dokter, sebab dokter sering digambarkan mengenakan stetoskop melingkar di leher atau saku baju dokternya. Selain digunakan untuk kebutuhan medis stetoskop juga sering digunakan oleh mekanik dalam pekerjaan mereka untuk mendapatkan atau mengisolasi suara tertentu.

Cara menggunakan stetoskop

Dalam bidang kesehatan stetoskop memiliki banyak fungsi antara lain memeriksa tekanan darah, mendengarkan suara pada paru-paru, memeriksa jantung, pemeriksaan padan janin dalam kandungan dan memeriksa saluran pencernaan.


Fungsi stetoskop untuk mengukur tekanan darah memerlukan alat lain yaitu tensimeter / sphygmomanometer, cara menggunakan stetoskop untuk mengukur tekanan darah adalah sebagai berikut :
  1. Pasang bagian earpiece stetoskop pada telinga, pastikan earpiece menutup seluruh lubang telinga. Sebagian besar stetoskop saat ini sudah dibuat ergonomis atau mengikuti posisi kedua telinga, jika dirasa tidak nyaman stetoskop bisa dibalik/ditukar sebelah kanan dan kirinya.
  2. Sebagian besar stetoskop saat ini memiliki dua muka yang dapat digunakan untuk dua pemeriksaan yang berbeda dan menghasilkan jenis suara yang berbeda. Stetoskop seperti ini disebut dengan dual head, biasanya ditandai dengan kepala depan lebih lebar menggunakan membran dan kepala belakang lebih kecil tanpa membran. Putarlah pipa besi pada chestpiece untuk memilih kepala depan atau belakang yang akan digunakan. Untuk pemeriksaan tekanan darah sebaiknya gunakan kepala depan. Untuk memastikan sudah benar ketuklah diafragma secara perlaha, apabila terdengan suara ketukan berarti sudah benar.
  3. Letakkan stetoskop dibagian arteri brachialis, agar stetostop tidak terlepas jepit stetoskop dibawah manset spigmomanometer. 
  4. Kemudian pompa manset stetoskop sampai angka 130 mmHg lalu buka pembuang udara perlahan lahan sambil dengarkan bunyi yang ada.
  5. Pada saat bunyi pertema terdengar, ini yang disebut dengan sistol atau batas atas.
  6. Lanjutkan membuka pembuang udara tensi secara perlahan dan pada saat suara hilang, ini yang diastol atau batas bawah

Toko yang jual stetoskop

TokoAlkes® menjual berbagai merk dan tipe stetoskop, untuk informasi mengenai stetoskop silahkan kunjungi toko kami di :

Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan Rumah Sakit Hasan Sadikin) Bandung

Telp. 0851 0117 9366 / 022 2032522
SMS / WhatsApp : 0822 144 623 86 / 081 12 2345 05

Jika anda berdomisili di Kota Bandung dan sekitarnya bisa datang langsung ke alamat tersebut dan memilih stetoskop sesuai dengan kebutuhan anda.

Kami juga melayani pengiriman ke seluruh Indonesia, silahkan kunjungi toko online kami www.tokoalkes.com

cara menggunakan stetoskop




Terima kasih untuk Like/comment FB :