Cara Kerja Stetoskop Dalam Pemeriksaan Kesehatan

Cara kerja stetoskop cukup sederhana yaitu dengan menstransfer gelombang bunyi yang dihasilkan oleh tubuh melalui suatu perantara sehingga dapat terdengar jelas oleh pemeriksa. Stetoskop merupakan alat kesehatan yang sudah tidak asing lagi di kalangan dunia kedokteran. Bahkan di masyarakat luaa pun stetoskop lebih banyak dikenal oleh masyarakat dibandingkan dengan alat kesehatan lainnya.

Dalam prosesnya, cara kerja stetoskop terjadi ketika stetoskop di tempelkan pada tubuh pasien. disana stetoskop memeperkuat suara yang diterima dari salah satu ujungnya. Kemudian gelombang suara tersebut diantulkan dari sisi ke sisi melewati selang stetoskop sehingga suara dapat terkumpul dan pemeriksa dapat mendengarkan suara tersebut dengan jelas. Cara kerja stetoskop ini dapat tergambar ketika stetoskop digunakan dalam pemeriksaan paru-paru, jantung dan organ lain yang menimbulkan bunyi.


 Stetoskop akustik dual head

 Stetoskop yang masih sederhana

Stetoskop training untuk belajar calon ahli kesehatan


Proses Cara Kerja Stetoskop

Proses cara kerja stetoskop berdasarkan bagian-bagian yang terdapat pada stetoskop seperti earpieces, sungkup atau bell, dan selang. Proses cara kerja stetoskop dimulai saat bell atau sungkup dibiarkan dalam keadaan terbuka dan di tempelkan pada area oragan yang menghasilkan bunyi tersebut. Sebelum bell atau sungkup diletakkan pada permukaan kulit, terlebih dahulu pemeriksa memasang earpieces pada kedua telinga mereka. Salau setelah itu bell atau sungkup yang dalam keadaan terbuka diletakkan pada permukaan kulit.

Proses cara kerja stetoskop pada saat bell terbuka yang terjadi ialah begian dari stetoskop tersebut menyesuaikan atau menyamakan impedansi antara kulit dan udara. Cara kerja stetoskop dalam menyamakan atau menyesuaikan impedansi antara kulit ialah dengan menghimpun suara dari daerah yang berkontak. Bell pada stetsokop saat bersentuhan dengan kulit ini dapat berfungsi seperti diaphgram. Sehingga fungsi diaphgram pada stetoskop yang bersentuhan dengan kulit pasien memiliki frekuensi resonan alami yang efektif untuk menghantarkan bunyi seperti bunyi jantung ataupun bunyi organ lain yang menghasilkan bunyi.

Proses cara kerja stetoskop bagian bell saat terbuka selanjutnya yaitu berkaitan dalam menghantarkan bunyi, frekuensi resonan ditentukan oleh diameter sungkup dan tekanan sungkup pada kulit. Dari tekanan yang terjadi mengindikasikan bahwa semakin kencang tekanan pada kulit atau kulit yang tertarik semakin kencang, maka akan semakin tinggi frekuensi resonan yang dihasilkan. Kemudian bila dilihat dari bedarnya diameter sungkup, maka cara kerja stetoskop pada bagian sungkup ini mengindikasikan bahwa semakin besar diameter sungkup, semakin rendah frekuensi resonan kulit. Untuk menghasilkan suara atau bunyi yang jelas, maka bila kita ingin mengubah rentang suara yang dihasilkan dapat dilakukan dengan mengubah ukuran sungkup dan mengubah-ubah tekanan sungkup terbuka terhadap kulit (sehingga ketegangan pada kulit juga berbeda). Namun khusus untuk pemeriksaan pada jantung yang memiliki murmur jantung dengan frekuensi rendah tidak akan terdengar apabila stetoskop terlalu kencang ditekan ke kulit.

Cara kerja stetoskop pada bagian selanjutnya yaitu masih pada bell atau sungkup namun dalam keadaan tetutup. Sungkup tertutup (closed bell) sebenarnya hanyalah sebuah sungkup yang memiliki diaphgram dengan frekuensi resonan tertentu, biasanya tinggi, dan menghambat suara-suara berfrekuensi rendah. Frekuensi resonan yang ada dikendalikan oleh faktor-faktor yang sama dengan faktor yang mengatur frekuensi sungkup terbuka yang ditekankan ke kulit. Pada sungkup tertutup ini mempunyai peran utama dalam mendengarkan bunyi paru yang frekuensinya lebih tinggi daripada bunyi jantung. Cara kerja stetoskop bagian sungkup tersebut pada intinya menampung bunyi yang di hasilkan melalui getaran pada permukaan kulit yang kemudian di teruskan melalui selang menuju ke telinga pendengan dengan melewati earpieces.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :

  • news-medical.net




Terima kasih untuk Like/comment FB :