Diafragma Stetoskop (Bagian yang Menempel Pada Pasien)

Diafragma stetoskop merupakan bagian dari stetoskop yang bersentuhan langsung dengan kulit pasien saat melakukan pemeriksaan auskultasi. Diafragma stetoskop digunakan untuk mendengarkan bunyi yang memiliki frekuensi tinggi seperti bunyi atau suara yang dihasilkan oleh paru-paru atau usus. Diafragma stetoskop memiliki fungsi untuk menyalurkan bunyi atau suara dengan frekuensi yang tinggi yang dihasilkan dari tubuh pasien. bunyi atau suara yang memiliki frekuensi tinggi ini biasanya dihasilkan oleh bagian tubuh manusia seperti paru-paru dan usus. Sehingga diafragma stetoskop paling sesuai untuk digunakan pada bagian daerah tersebut.

Diafragma stetoskop akan meneruskan bunyi atau suara yang mempunyai frekuensi tinggi pada telinga pendengar melalui selang stetoskop dan berakhir di earpiece stetoskop. Pada umumnya suara atau bunyi yang dihasilkan akan terdengar jelas karena memiliki frekuensi yang tinggi.


 Stetoskop dual head dewasa

Pemeriksaan medis menggunakan stetoskop

Kontaminasi pada Diafragma Stetoskop

Diafragma stetoskop harus sering dibersihkan karena pada diafragma stetoskop ini terkadang pemeriksa atau pengguna stetoskop tidak menyadari adanya bakteri sebagai akibat dari penggunaan secara bersamaan stetoskop tersebut.

Dalam suatu penelitian di negara Swiss menunjukkan bahwa ternyata diafragma stetoskop lebih banyak terkontaminasi kuman dibandingkan dengan tangan pemeriksa atau dokter. Para peneliti menemukan lebih banyak bakteri yang bersarang pada bagian diafragma stetoskop. Hal ini jelas pasti akan terjadi karena pada bagian diafragma stetoskop merupakan bagian yang langsung bersentuhan dengan bagian tubuh pasien. setiap pasien memiliki tingkat kebersihan yang berbeda sehingga apabila digunakan secara bersamaan pantas saja dapat menjadi tempat berkumpulnya kuman bakteri pada bagian tersebut.

Dari penelitian tersebut juga maka menyebutkan bahwa semakin banyak bakteri di ujung jari pemeriksa atau dokter maka pemeriksa atau dokter akan menemukan bakteri pada diafragma stetoskop. Studi tersebut dilakukan pada pasien sebanyak 71 orang yang diperiksa oleh salah satu dari 3 dokter yang menggunakan sarung tangan steril dan stetoskop steril. Setelah pemeriksaan dilakukan oleh dokter tersbut, selanjutnya para peneliti memeriksa tingkat kontaminasi bakteri pada dua bagian stetoskop, yaitu pada bagian tabung dan diafragma stetoskop dan empat daerah tangan dokter yaitu pada daerah belakang, ujung jari, daerah di dekat pangkal ibu jari dan daerah dekat sedikit jari.

Dari studi tersebut menyimpulkan bahwa kontaminasi lebih banyak terjadi pada diafragma stetoskop dibandingkan dengan seluruh wilayah tangan dokter kecuali jari. Pada tabung stetoskop juga ditemukan lebih banyak bakteri dari pada di daerah punggung tangan pemeriksa atau dokter. Selain terdapat bakteri pada diafragma stetoskop juga ditemukan derajat kolonisasi yang cukup tinggi pada diafragma stetoskop tersebut.

Temuan dari hasil studi tersebut memberikan implikasi terhadap keselamatan pasien khusunya dalam penyebaran infeksi yang ditularkan melalui diafragma stetoskop. Menurut para peneliti, menganjurkan kepada para pengguna stetoskop ataupun pemeriksa seperti dokter untuk membersihkan stetoskop sebelum dan setelah digunakan pada pasien untuk pemeriksaan.

Cara mebersihkan stetoskop dapat dilakukan dengan cara didekontaminasi atai didesinfeksi pada bagian diafragma tersebut. Namun para peneliti juga mengakui bahwa pada saat ini belum ada pedoman khusus atau baku mengenai cara membersihkan stetoskop yang di terapkan secara umum di dunia. Namun, sebagai alternatif lain selain membersihkan stetoskop, dokter atau pemeriksa dapat menggunakan stetoskop yang berbeda pada pasien yang berbeda pula. Atau juga dapat dilakukan dengan mengganti diafrgma stetoskop yang sudah terkontaminasi tersebut dengan diafragma stetoskop yang baru atau steril.





Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :
  • antaranews.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :