Histori Laennec Penemu Stetoskop

Histori Laennec penemu stetoskop menceritakan tentang kisah perjalanan hidup dari Laennec yaitu seorang dokter yang dinobatkan sebagai penemu stetoskop. Pada kenyataannya histori Laennec penemu stetoskop ini tidak berjalan mulus seperti historinya dalam menemukan stetoskop. Terkadang terdapat hambatan atau masalah yang mewarnai kehidupannya. Msalah dalam histori Laennec penemu stetoskop ini dimulai pada saat pamannya meninggal dunia. Disana diceritakan bahwa paman Laennec meninggal dunia diakibatkan karena penyakit tuberkulosis yang dideritanya. Disitulah Laennec mulai mengalami berbagai masalah seperti kesulitan dalam hal keuangan dan gangguan kesehatan.

Setelah paman dari Laennec meninggal, Laennec memutuskan untuk pergi ke Britanny dan kemudian sekembalinya dari Paris dia menjadi seorang pemegang saham dalam sebuah editor majalah kesehatan. Histori Laennec penemu stetoskop ini juga menceritakan bahwa Laennec pernah menjadi seorang dokter pribadi untuk Kardinal Joseph Fesch (1763-1839) yang merupakan paman dari Napoleon I. Selain itu pada periode ini juga Napoleon membuat beberapa artikel yang berhubungan dengan anatomi patologis.


 Stetoskop pada awal penemuannya

Stetoskop masa kini dengan animal theme

Histori Laennec Penemu Stetoskop pada Masa Setelah Perang Perancis

Pada tahun 1812-1813 terjadi perang di Perancis. Pada saat itu pula Laennec merawat pasien tentara pejuang Perancis. Disana terjadi perebutan kekuasaan dan wilayah negara. Pada khirnya tahun 1816 setelah kembalinya kemerdekaan negara Perancis, Laennec ditawari dan diterima dengan senang hati sebagai dokter di Rumah Sakit Necker di Paris.

Laennec merasa senang karena kontribusinya dalam pengobatan atau dunia medis akan direalisasikan. Dalam histori Laennec penemu stetoskop menyebutkan bahwa Laennec menjabat sebagai dokter di Rumah Sakit Necker Paris hanya sampai pada tahun 1822. Kemudian pada bulan Januari 1823 ia diangkat menjadi anggota dari Akademi kedokteran Perancis dan sebagai profesor di suatu klinik medis bernama Charite.

Sebagai seorang dosen, ia dikenal secara internasional dalam hal kedisiplinan karena begitu banyak dokter lain yang menunggu kedatangannya di rumah sakit tersebut. Dalam histori Laennec penemu stetoskop dikenal sebagai orang yang ramah dan banyak disukai oleh rekan dan murid-muridnya. Ia mewajibkan kepada murid-muridnya untuk menggunakan bahasa Inggris. Pada bulan Agustus 1824, Laennec mendapatkan suatu penghargaan.

Penghargaan tersebut membuat Laennec semakin disukai oleh banyak orang. Sesuai dengan namanya, Laennec menjadi seseorang yang sangat religius dan taat pada agama Katolik sepanjang hidupnya. Laennec menikah dengan Nona Argon pada tahun 1824. Namun, sayangnya dari pernikahan tersebut Laennec tidak memiliki anak karena istrinya mengalami keguguran. 2 tahun setelah menikah, tepatnya pada usia 45 tahun, Laennec meninggal dunia.

Pada saat itu dalam histori Laennec penemu stetoskop sebelum meninggal dikabarkan kesehatannya semakin memburuk. Badan Laennec pun semakin lemah. Laennec di duga telah mengidap penyakit paru-paru atau tuberkulosis. Pada bulan Mei tahun 1826 Laennec mengalami demam, batuk rejan, dan sesak nafas yang sulit untuk sembuh sehingga Laennec dipaksa untuk meninggalkan Paris dan pindah ke Britanny. Cuaca di Britanny mendukung kondisi fisik dari Laennec walaupun progres tersebut hanya bersifat sementara sehingga pada akhir tahun 1826 Laennec dikabarkan meninggal dunia.

Selama bulan-bulan terakhir kehidupannya, dalam histori Laennec penemu stetoskop meminta keponakannya yang bernama Meriadec untuk mengauskultasi dadanya dan menggambarkan apa yang di dengar pada dada Laennec. Auskultasi yang dilakukan dijadikan sebagai pertanda terhadap kejadian suatu penyakit. Mengingat bahwa Laennec merupakan dokter besar yang telah memiliki banyak pengalaman dalam mendengarkan berbagai suara hasil auskultasi dada.

Dengan penemuan sendiri, Laennec tidak dapat memungkiri lagi jikalau dia telah mengidap penyakit TBC. Penyakit yang telah ia jelaskan pada dokter lainnya melalui stetoskop justru akan merenggut nyawanya sendiri. Dalam histori Laennec penemu stetoskop menyebutkan bahwa Laennec meninggal pada tanggal 13 Agustus 1826.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

 Sumber :
  • ncbi.nlm.nih.gov




Terima kasih untuk Like/comment FB :