Keuntungan dan Kerugian Stetoskop Dalam Pemeriksaan

Stetoskop merupakan sebuah penemuan dalam dunia kedokteran yang sangat berguna terutama bagi para medis dalam melakukan pemeriksaan pada pasien. Penggunaan stetoskop ini dapat memberikan keuntungan dan kerugian stetoskop. Terdapat beberapa keuntungan dan kerugian stetoskop yang dapat terjadi dalam penggunaannya sehari-hari. Keuntungan dan kerugian stetoskop tersebut diantaranya ialah :
  1. Keuntungan dan kerugian stetoskop yang pertama memaparkan mengenai keuntungan stetoskop. Keuntungan stetoskop dapat memungkinkan para medis untuk mendengarkan suara yang dihasilkan oleh jantung, paru-paru dan usus. Setiap fungsi yang abnormal dalam sistem tubuh dapat segera diidentifikasi dengan penggunaan yang tepat dari stetoskop. Bahkan beberapa stetoskop dapat bekerja lebh sensitif dengan mengidentifikasi bunyi melalui pakaian tanpa harus membuka pakaian pasien.
  2. Keuntungan dan kerugian stetoskop yang kedua memaparkan mengenai kerugian stetoskop. Kerugian stetoskop yang dapat terjadi dari penggunaan stetoskop sehari-hari ialah sejak stetoskop memperbesar suara, suara yang disengaja terlalu keras dapat berpotensi terhadap keruskan telinga pendengar. Stetoskop juga bila tidak dipelihara dengan baik dan dibersihkan secara rutin maka dpat menyebarkan kuman dan virus pada pemeriksa. Karena pada bagian stetoskop biasanya digunakan secara telanjang dengan bersentuhan langsung pada kulit pasien. Sehingga potesi penyebaran kuman dan virus begitu besar terlebih lagi bila sudah dilakukan pemeriksaan pada psien yang memiliki penyakit menular.

 Pemeriksaan anak menggunakan stetoskop

Stetoskop dewasa dual head

Keuntungan dan Kerugian Stetoskop dalam Pemeriksaan

Stetoskop merupakan alat bantu pendengaran yang memabtau para medis dalam mendengarkan berbagai suara yang dihasilkan oleh tubuh pasien. mendengarkan suara dengan stetoskop disebut juga sengan auskultasi berjarak atau mediate auscultation. Keuntungan dan kerugian stetoskop dalam melakukan pemeriksaan memberiksn kesan tersendiri bagi para penggunanya. Keuntungan dan kerugian stetoskop tersebut mungkin akan dirasakan oleh setiap pemeriksa dalam tingkatan yang berbeda-beda. Dari keuntungan dan kerugian stetoskop yang ada, mungkin pemeriksa akan lebih merasakan keuntungannya dibandingkan dengan kerugian dalam menggunakan stetoskop. Namun begitu pula sebaliknya dari keuntungan dan kerugian stetoskop yang ada, ada pemeriksa yang lebih merasakan kerugiannya dibandingkan dengan keuntungannya. Tetapi paling banyak dari keuntungan dan kerugian stetoskop yang paling banyak dirasakan oleh pemeriksa ialah keuntungannya.

Keuntungan dan kerugian stetoskop ini memberikan pengaruh yang berbeda pada setiap pemeriksa dan pasiennya. Keuntungan dan kerugian stetoskop yang ditimbulkan terhadap pemeriksa jelas dapat menimbulkan dua kemungkinana. Kemungkinana dari keuntungan yang dapat diterima oleh pemeriksa ialah memungkinkan pemeriksa untuk mendengarkan suara yang dihasilkan oleh tubuh pasien. Selain itu, penggunaan stetoskop dalam pemeriksaan membuat pemeriksa lebih mudah dalam mendiagnosis suatu penyakit yang berkaitan dengan suara yang dihasilkan oleh tubuh pasien. sedangkan kerugian yang dapat diterima oleh pemeriksa ialah berkaitan dengan penularan infeksi atau kuman melalui stetoskop.

Keuntungan dan kerugian stetoskop juga memberikan pengaruh terhadap pasien. Keuntungan dari pemeriksaan yang dilakukan pada pasien dengan stetoskop dapat membuat pasien merasa lebih nyaman. Sedangkan kerugian dari penggunaan stetoskop minimal karena penularan penyakit pada psien itu sendiri akan sangat minimal karena dokter atau para medis tidak bertindak sebagai penyebar atau penular penyakit. Penularan penyakit pada pasien dapat terjadi apabila penggunaan satu stetoskop digunakan pada beberapa pasien dengan penyakit yang berbeda-beda. Hal ini juga menjadi dasar yang menuntut para pemeriksa untuk selalu memelihara dan merawat stetoskop dengan rajin membersihkan stetoskop minimal satu bulan sekali untuk menghindari penyebaran penyakit melalui stetoskop yang dapat merugikan baik pemeriksa maupun pasien.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :

  • slideshare.net




Terima kasih untuk Like/comment FB :