Pembersihan Stetoskop Untuk Mencegah Penyebaran Infeksi

Pembersihan stetoskop dengan menggunakan alkohol atau isopropil alkohol telah terbukti dapat mengurangi jumlah koloni bakteri yang ada pada stetoskop. Pembersihan stetoskop ini harus dilakukan secara teratur agar dapat mengurangi penyebaran infeksi pada pasien. Pembersihan stetoskop juga sangat penting untuk dilakukan mengingat banyaknya pasien yang mengidap penyakit daya tahan tubuh yang lemah dan juga terdapat pasien yang memiliki resistensi terhadap beberapa antibiotik yang tersedia.


 Stetoskop akustik single head animal them

Stetoskop akustik dual head

Cara Melakukan Pembersihan Stetoskop yang Benar

Pembersihan stetoskop dapat dilakukan dengan menggunakan alkohol. Cara untuk melakukan pembersihan stetoskop dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
  1. Langkah pertama dari cara melakukan pembesihan stetoskop ialah mencopotkan eartip. Sebelumnya kita terlebih dahulu harus mengetahui tentang cara mencopot eartip tersebut. Cara mencopot eartip pada setiap stetoskop mungkin akan berbeda. Apabila kita tidak tahu caranya maka tanyakan pada petugas toko saat kita membeli stetoskop atau baca buku panduan dari stetoskop tersebut. Dalam melakukan pembersihan stetoskop, yang perlu diperhatikan ialah melakukannya dengan rutin minimal satu bulan sekali apabila stetoskop tersebut dipakai setiap hari. Agar dapat menjaga performa dari stetoskop, untuk melakukan pembersihan stetoskop adalat dan bahan yang dibutuhkan adalah pembersih untuk vinil, karet dan plastik, pembersih logam, pelumas, dan tisu.
  2. Langkah kedua dari cara melakukan pembersihan stetoskop ialah mengusap seluruh permukaan diafragma dan bell dengan menggunakan isopropil alkohol 70 %. Yang dilakukan pembersihan stetoskop dengan menggunakan alkohol hanya bagian diafragma dan bell. Hal ini apabila dilakukan dengan benar dapat mengurangi jumlah bakteri pada stetoskop hingga 94 %. Kemudian setelah diusap dengan menggunakan alkohol, berikan sedikit pelumas khusus untuk lubang suara, kemudian diputar-putar agar pelumas tersebut dapat tersebar di lubang suara.
  3. Langkah ketiga dari cara melakukan pembersihan stetosko ialah untuk pipa karet, dibersihkan dengan pembersih vinil, plastik, dan karet. Jangan pernah mencelupkan stetoskop pada cairan apaun atau terkena proses sterilisasi. Kemudian stetoskop harus di jauhkan dari udara panas dan dingin yang sangat ekstrim. Selain itu hindarkan pula stetoskop dari minyak dan pelarut lainnya.
Pada penggunaan stetoskop sehari-hari, pipa stetoskop yang biasanya terbuat dari PVC atau polyvinylchloride lama-lama akan enjadi kaku apabila bersentuhan dengan kulit karena terdapat minyak yang akan keluar dari sana. Jadi apabila akan digunakan jangan bersentuhan langsung dengan kulit leher. Lebih baik digantungkan di leher tepatnya di kerah baju atau jas. Hal ini memang tidak dapat mencegah kekakuan, namun dapat memperlama terjadinya kekakuan. Selain itu, pembersihan stetoskop penting untuk dilakukan agr dapat mengurangi bakteri dan menghindari penyebaran infeksi nosokomial dan juga dapat menjaga performa stetoskop agar dapat bekerja sesuai dengan fungsinya.

Selain dengan pembersihan stetoskop untuk menjaga performa stetoskop, cara menggunakan stetoskop yang benar juga perlu diperhatikan. Biasanya sering terjadi kedalahan dalam memposisikan stetoskop. Stetoskop telah di rancang untuk dipakai pada sudut yang benar sesuai dengan anatomi lubang telinga manusia. Cara memposisikan stetoskop pada telinga dilakukan dnegan cara meregangkan terlebih dahulu kedua eartip kemudian arahkan pada telinga. Lalu masukkan ke lubang telinga. Pastikan pada saat dipakai terasa nyaman.

Pembersihan stetoskop untuk saat ini tidak dianjurkan menggunakan cairan lain selain isopropil alkohol 70%. Pembersihan stetoskop dengan menggunakan isopropil alkohol 79 % pun hanya terbatas pada bagian bell dan diaragmanya saja. Bagian bell dan diafragma merupakan bagian yang paling sering bersentuhan dengan kulit pasien dalam melakukan pemeriksaan. Selain itu, pembersihan stetoskop dengan menggunakan isopropil alkohol 70 % telah terbukti dapat mengurangi koloni bakteri yang ada pada stetoskop.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :
  • ncbi.nlm.nih.gov




Terima kasih untuk Like/comment FB :