Suara Auskultasi Stetoskop Langsung dan Tidak Langsung

Suara auskultasi stetoskop yang di dengar pendengar melalui stetoskop merupakan teknik auskultasi secara tidak langsung. Sedangkan mendengarkan suara auskultasi dengan menempelkan telinga pendengar pada dada klien atau pasien merupakan teknik auskultasi langsung. Suara auskultasi stetoskop yang didengar memperjelas suara yang dihasilkan. Dan ini merupakan teknik yang sudah banyak digunakan di seluruh dunia. Namun disini pendengar suara auskultasi stetoskop harus sering berlatih untuk mengakrabkan diri dengan suara yang dihasilkan melalui stetoskop.

Pada umumnya pemeriksaan auskultasi pada bagian tubuh yang menghasilkan suara atau bunyi seperti paru-paru dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan mendengarkan suara secara langsung pada dada dengan menempelkan telinga pendengar pada dada pasien atau klien dan dapat dilakukan juga dengan mendengarkan suara atau bunyi dengan bantuan alat berupa stetoskop. Suara auskultasi stetoskop yang didengar pendengar akan terdengar lebih jelas dibandingkan dengan menempelkan telinga pendengar pada dada pasien atau klien.


 Pemeriksaan fisik menggunakan stetoskop monoaural

 Pemeriksaan fisik menggunakan stetoskop moderen

Stetoskop moderen ABN Classic


Pada suatu saat mungkin saja pendengar tidak dapat mendengar suara auskultasi stetoskop karena alat tersebut tidak di bawa. Kemudian dapat saja terjadi bila pasien yang harus dilakukan auskultasi tidak menginginkan menggunakan stetoskop untuk auskultasi seperti pada anak-anak. Sedangkan anak tersebut memperbolehkan pendengar melakukan auskultasi dengan menempelkan telinga pada dada anak tersebut. Maka sebaiknya kedua teknik ini harus dikuasai.

Dasar Suara Auskultasi Stetoskop

Suara auskultasi stetoskop yang timbul dari stetoskop pada saat dilakukan auskultasi ditimbulkan oleh getaran. Getaran tersebut di klasifikasikan sebagai nada dan bising. Suara auskultasi stetoskop yang dihasilkan oleh getaran yang berfrekuensi sama dinamakan sebagai nada. Tinggi rendahnya nada tersebut bergantung pada frekuensi getarannya. Sebagai contoh dari nada yang sederhana adalah suara yang dihasilkan oleh garpu tala yang bergetar. Sedangkan sebaliknya, bising tidak mempunyai getaran berirama yang teratur tetapi terdiri dari campuran gelombang suara yang mempunyai frekuensi berbeda-beda. Bising tidak mempunyai satu tinggi nada.

Suara auskultasi stetoskop yang dapat didengar melalui stetoskop dapat berupa nada atau bising. Dikatakan sebagai nada apabila mempunyai ritme yang beraturan seperti bunyi jantung. Dikatakan sebagai bising apabila ritmenya tidak beraturan seperti bunyi usus.

Suara auskultasi stetoskop terjadi sebagai akibat perambatan yang dialami oleh getaran. Kemudahan perambatan yang dialami oleh getaran tergantung pada elastisitas, massa dan kepadatan media yang dilalui oleh getaran tersebut. Pada tulang akan lebih baik menghantarkan suara dibandingkan dengan jaringan lunak, oleh karena getaran dapat menghantarkan lebih baik pada melalui media yang uniform, dari pada melalui media yang memiliki kepadatan yang berbeda-beda.

Suara auskultasi stetoskop dapat diperkuat atau diperlemah. Suara dapat diperkuat apabila mereka merambat atau dihantarkan melalui struktur yang mempunyai frekuensi alami yang sama dengan suara yang dihantarkan oleh struktur alveolus yang terletak di sekitar struktur bronkus, mempunyai efek penyaringan; secara selektif menghantarkan suara yang mempunyai frekuensi lebih rendah dan meredam suara yang mempunyai frekuensi tinggi, dalam perjalanan menuju ke dinding dada. Hal ini yang menerangkan pengamatan bahwa bila alveolus yang penuh terisi cairan atau eksudat, maka suara yang mempunyai frekuensi lebih tinggi yang berasal dari saluran udara yang lebih besar, mampu menembus paru-paru mencapai dinding dada.

Suara auskultasi stetoskop dari hal ini dapat kita dengar di atas trakea atau cabang utama bronkus. Pleura yang menebal atau efusi pleura menurunkan penghantaran semua suara, sehingga suara auskultasi stetoskop yang dihasilkan tidak akan jelas karena sebagian suara dipantulkan pada permukaan udara-cairan atau jaringan padat.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :
  • Major Diagnosis Fisik




Terima kasih untuk Like/comment FB :