Suara Napas Normal dengan Stetoskop

Suara napas normal dengan stetoskop dapat didengarkan oleh pengguna stetoskop. Suara yang normal terdengar dari paru-paru yang sehat dan berfungsi dengan baik. Jenis usara normal ini ialah suara pernapasan vesikular. Suara napas normal dengan stetoskop dapat terdengar dengan frekuensi yang rendah antara 200 sampai 300 spd, dan hampir tidak pernah mempunyai frekuensi lebih dari 500 spd. Suara napas normal dengan stetoskop yang terdengar diduga berasal dari udara yang secara berulang-ulang masuk ke dan ke luar dari alveolus ketika alveolus mengalami ventilasi.

Suara napas normal dengan stetoskop seperti suara vesikular terdengar saat udara masuk alveolus. Suara keras yang terjadi selama inspirasi dan intensitasnya berbeda-beda dari bagian atas sampai ke bagian bawah paru-paru, selama berbagai fase siklus pernapasan. Suara napas normal dengan stetoskop seperti vesikular terdengar melalui proses alveolus pada bagian bawah paru-paru dapat tertutup selama pernapasan tenang dan dangkal, sehingga pada daerah tersebut kita hanya dapat mendengar sedikit atau bahkan tidak dapat mendengarkan suara napas sama sekali.


 Pemeriksaan menggunakan stetoskop

Stetoskop ABN Majestic


Suara napas normal dengan stetoskop seperti vesikular terdengar diatas bagian terbesar dekat dengan dinding dada. Intensitas suara vesikular meningkat bila ventilasi meningkat; suara tersebut menghilang bila jaringan paru-paru tidak lagi mengalami ventilasi, seperti pada atelektasis.

Suara napas normal dengan stetoskop seperti vesikular akan menurun dan terdengar jauh pada emfisema pulmonum dimana terdapat banyak udara dalam paru-paru yang meredam suara. Suara pernapasan vesikular berkurang atau menghilang, bila penebalan pleura atau efusi pleura merintangi perjalanan suara ke permukaan dada.

Identifikasi Suara Napas Normal dengan Stetoskop

Suara napas normal dengan stetoskop dapat diidentifikasi dengan baik bila dilakukan dengan benar. Suara napas normal ini selain dapat diidentifikasi dengan stetoskop dapat pula diidentifikasi secara langsung tanpa menggunakan stetoskop. Suara napas normal dengan stetoskop seperti suara pernapasan bronkial atau tubular merupakan suara pernapasan yang terdengar saat inspirasi dan ekspirasi dalam laring, trakea dan cabang-cabang utama bronkus yang besar, yang terletak pada hilus paru-paru.

Suara napas normal dengan stetoskop seperti suara pernapasan brokial atau tubular dapat didengarkan melalui stetoskop bila stetoskop tersebut diletakkan diatas larings atau bagian servikal trakea, mempunyai sifat yang berbeda. Bising pernapasan khususnya yang terjadi selama inspirasi, tidak mempunyai suara krepitasi yang lemah, yang biasanya menyertai aerasi sel-sel udara; dalam ukuran tertentu, suara bronkial atau tubular lebih kering dan kita menyadari hal tersebut sedang melintasi ke dalam ruang yang kosong dan lebih besar.

Suara napas normal dengan stetoskop yang terdengar seperti suara pernapasan bronkial dan trakeal ditimbulkan masing-masing oleh turbulensi udara yang melewati dinding bronkus dan trakea. Pemeriksaan yang terperinci menunjukkan bahwa pernapasan trakeal dan bronkial mirip satu dengan yang lainnya, tetapi tidak identik. Suara napas normal dengan stetoskop yang terdengar seperti suara pernapasan bronkial memiliki suara ekspirasi lebih keras, lebih lama dan lebih tinggi dibandingkan dengan suara inspirasi. Suara napas normal dengan stetoskop yang terdengar seperti suara pernapasan trakea memiliki inspirasi yang terdengar lebih keras dibandingkan dengan ekspirasi.

Perlu ditekankan bahwa suara napas normal dengan stetoskop seperti vesikular dapat di dengarkan pada hampir seluruh daerah paru-paru. Sedangkan suara napas normal dengan stetoskop seperti suara napas bronkial hanya dapat di dengarkan diatas daerah trakea, bronkus primer, daerah apeks paru-paru kanan dan daerah interskapularis atas.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :
  • Buku Major Diagnosis Fisik




Terima kasih untuk Like/comment FB :