Desinfeksi Stetoskop Untuk Mencegah Infeksi Nosokomial

Desinfeksi stetoskop merupakan suatu cara dalam melakukan pembersihan stetoskop. Desinfeksi stetoskop dilakukan untuk menghilangkan semua bakteri yang ada dalam stetoskop. Seperti yang kita ketahui bahwa stetoskop dapat menjadi media dalam penularan infeksi nosokomial. Hal ini dapat terjadi demikian karena penggunaan stetoskop secara bersamaan pada pasien yang berbeda memberikan peluang kepada bakteri yang terdapat pada setiap pasien untuk berpindah melalui stetoskop.

Bagian terpenting dari stetoskop yang harus selalu dilakukan desinfeksi stetoskop ialah pada bagian diafragma atau bell. Karena pada bagian daifragma atau bell ini merupakan bagian dari setetoskop yang bersentuhan langsung dengan kulit pasien dan memiliki potensi dalam menyebarkan infeksi. Dari berbagai penelitian menyebutkan pada bagian stetoskop yang paling banyak mengandung bakteri terletak pada bagian diafragma atau bell. Sehingga dari hasil penelitian tersebut menganjurkan untuk secara rutin melakukan desinfeksi stetoskop pada bagian tersebut.




Stetoskop anak untuk pemeriksaan pada anak


Bahkan dari hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa pada bagian diafragma dan bell stetoskop memiliki akumulasi bakteri yang lebih banyak dibandingkan dengan tangan pengguna stetoskop itu sendiri. Jenis bakteri yang terdapat pada stetoskop pun beermacam-macam. Namun pada umumnya stetoskop di huni oleh bakteri Staphylococcus negatif. Efek dari terjadinya koagulasi dari jenis bakteri ini dapat menyebabkan infeksi sistemik yang parah. Untuk itu melakukan desinfeksi stetoskop secara rutin dapat mengurangi timbulnya infeksi pada pasien lainnya.

Dari hasil uji yang di lakukan pada stetoskop, menunjukkan bahwa stetoskop yang digunakan oleh para petugas kesehatan membawa mikroorganisme patogen yang potensial. Desinfeksi stetoskop dapat menjadi salah satu jalan dalam membunuh mikroorganisme yang ada pada stetoskop agar tidak memindahkan infeksi kepada pasien lainnnya.

Cara Melakukan Desinfeksi Stetoskop

Sebenarnya tidak ada protap atau aturan yang mengatur khusus mengenai cara melakukan desinfeksi stetoskop. Namun melakukan desinfeksi stetoskop diperlukan untuk memelihara stetoskop agar tidak memindahkan infeksi dan tidak mudah rusak. Desinfeksi stetoskop paling baik dilakukan minimal satu bulan sekali apabila stetoskop tersebut digunakan setiap hari. Desinfeksi stetoskop ini dilakukan dengan cara yang berbeda pada setiap bagian dari stetoskop. Cara melakukan desinfeksi stetoskop akan di jelaskan sebagai berikut :
  1. Pertama pada saat akan melakukan desinfeksi stetoskop lakukan pada bagian eartip terlebih dahulu. Lepaskan eartip dari stetoskop kemudian dibersihkan dengan menggunakan alat dan bahan yang dibutuhkan. Alat dan bahan yang dibutuhkan adalah pembersih untuk vinil, plastik dan karet, pembersih logam, pelumas dan tisu.
  2. Langkah kedua dalam melakukan desinfeksi stetoskop ialah membersihkan bagian diafragma dan bell. Usap seluruh permukaan diafragma dan bell dengan menggunakan alkohol 70%. Hanya pada bagian diafragma dan bell saja yang dibersihkan dengan menggunakan alkohol. Lalu beri sedikit pelumas khusus pada bagian lubang suara stetoskop, kemudian diputar agar pelumas tersebar. Untuk bagian pipa karet, dibersihkan dengan pembersih vinil, plastik dan karet.
  3. Langkah ketiga dalam melakukan desinfeksi stetoskop ialah menyimpan stetoskop yang sudah dibersihkan dalam tempat yang kering.
Itulah cara mudah dalam melakukan desinfeksi stetoskop. Perlu diingat bahwa dalam melakukan desinfeksi stetoskop, stetoskop jangan di rendam atau di setrilkan langsung karena dapat merubah performa dari stetoskop tersebut. Cukup dibersihkan dengan menggunakan kain bersih atau pun diusap dengan menggunakan alkohol khusus hanya pada bagian bell dan diafragma stetoskop. Sedangkan untuk bagian stetoskop lainnya hanya di lap dengan menggunakan air bersih.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :
  • ncbi.nlm.nih.gov




Terima kasih untuk Like/comment FB :