Menyetel Stetoskop Sebelum Digunakan Memeriksa

Menyetel stetoskop merupakan kegiatan yang dilakukan sebelum kita melakukan pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop. Fungsi dari menyetel stetoskop ialah untuk memastikan bahwa stetoskop yang akan digunakan untuk pemeriksaan tersebut layak untuk digunakan. Menyetel stetoskop merupakan kegiatan yang penting untuk dilakukan agar kita terhindar dari kesalahan pada saat melakukan pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop pada pasien.


Stetoskop akustik dual head


Stetoskop digunakan oleh petugas kesehatan

Cara Menyetel Stetoskop

Terdapat beberapa langkah dalam untuk menyetel stetoskop. Sebenarnya cara menyetel stetoskop ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memilih stetoskop yang baik. Stetoskop yang baik merupakan stetoskop dengan kualitas baik dan layak untuk digunakan. Berikut terdapat beberapa cara atau langkah untuk menyetel stetoskop, diantaranya ialah sebagai berikut :
  1. Sebelum menyetel stetoskop, kita terlebih dahulu harus memilih atau membeli stetoskop dengan kualitas yang bagus. Membeli atau memilih stetoskop dengan kualitas yang bagus merupakan hal yang sangat penting. Jangan sampai kita salah memilih stetoskop. Semakin bagus kualitas dari stetoskop maka semakin mudah pula kita dalam mendengarkan bunyi yang berasal dari tubuh pasien. Pada dasarnya stetoskop dengan selang tunggal akan lebih baik dibandingkan dengan stetoskop selang ganda. Karena pada stetoskop selang ganda, selangnya dapat saling bergesejan sehingga sulit untuk mendengarkan bunyi yang dihasilkan tubuh pasien. Pastikan selang tidak bocor dengan mengetuk diafragma stetoskop. Saat kita mengetuknya, gunakan alat pendengar atau earpiece stetoskop untuk mendengarkan suaranya. Jika tidak mendengar suara apapun, maka kemungkinana selang stetoskop tersebut dlaam keadaan bocor dan harus diganti dengan stetoskop lainnya.
  2. Menyetel stetoskop selanjutnya dilakukan dengan menyesuaikan stetoskop pada telinga pengguna stetoskop. Baiknya stetoskop yang digunakan menghadap ke depan dnegan ukuran yang pas pada telinga pendengar. Apabila tidak pas, dikhawatirkan pendengar tidak dapat mendengarkan apa-apa. Pastikan bahwa alat pendengar menghadap ke depan. Apabila kita menyetel stetoskop dengan menghadap ke belakang kemungkinan kita tidak dapat mendengarkan bunyi apapun. Kemudian pastikan pula kita menyetel stetoskop dengan ukuran bantalan yang pas dan dapat mengunci dengan baik di telinga untuk menghindari suara-suara yang dihasilkan selain dari tubuh pasien. apabila kita menyetel stetoskop dengan bantalan yang tidak pas, maka biasanya bantalan tersebut dapat dilepas. Pada beberapa jenis stetoskop, untuk menyetel stetoskop biasanya pengguna stetoskop memiringkan atau menekuk gagang stetoskop ke depan agar membuatnya pas di telinga.
  3. Menyetel stetoskop selanjutnya dilakukan dengan memeriksa tekanan alat pendengar di stetoskop. Tekanan alat pendengar ini ialah langkah untuk menyesuaikan posisi dari stetoskop agar cukup rapat di kepala kita. Apabila terlalu kencang atau terlalu longgar maka dapat di sesuaikan kembali. Apabila menyetel stetoskop dnegan tekanan yang longgar maka kemungkinan pendengar tidak akan mendengarkan apa-apa. Dan begitu pyla sbelaiknya apabila menyetel stetoskop dengan tekanan yang terlalu kencang maka dapat membuat telinga pendengar sakit dan merasa tidak nyaman.
  4. Menyetel stetoskop selanjutnya ialah dengan memilih chest piece atau gendang stetoskop yang sesuai dengan pemeriksaan yang akan dilakukan. Terdapat berbagai ukuran dari chest piece stetoskop. Ada ukuran yang kecil maupun yang besar. Ukuran dari chest piece tersebut menentukan luas area tubuh yang akan di auskultasi. Chest piece dengan ukuran yang kecil akan lebih sesuai apabila digunakan untuk memeriksa pasien anak-anak. Sedangkan chest piece yang berukuran besar akan lebih sesuai apabila digunakan untuk memeriksa pasien orang dewasa.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :
  • ncbi.nlm.nih.gov




Terima kasih untuk Like/comment FB :